Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2012

History of Tulungagung

Secara etimologi bahasa, Tulungagung berasal dari kata Tulung dan Agung. Tulung dalam bahasa Sansekerta dapat berarti sumber air atau bisa juga diartikan sebagai pertolongan; sedangkan Agung, sebagaimana kita tahu, bermakna sesuatu hal yang besar. Jadi Tulungagung sendiri dapat diartikan sebagai sumber air/pertolongan yang besar. Ada pula menyebutkan bahwa ‘pertolongan yang besar’ ini merujuk pada peristiwa saat seorang pemuda dari Gunung Wilis bernama Joko Baru berhasil mengeringkan sumber air di Ngrowo dengan menyumbat sumber air yang besar dengan lidi dari sebuah pohon enau.

#10thnAADC - Nostalgia 10 Tahun film Ada Apa Degan Cinta

10 Februari 2012

Masih ingat postingan saya mengenai nonton bareng film Ada Apa Dengan Cinta?  Beberapa hari belakangan hati gelisah jadi tak menentu karena pemberitaan mengenai peringatan satu dekade mengudaranya film Ada Apa Dengan Cinta untuk pertama kalinya di bulan Februari 2002.

Visit Tulungagung! (preview)

Saya ingin memperkenalkan kota kelahiran saya, Tulungagung. Sebuah kota kecil yang berada 154 km barat daya Surabaya, yang dapat ditempuh sekitar empat jam perjalanan dari dari Ibukota Jawa Timur tersebut.  Di sebelah utara, berbatasan dengan Kota Tahu, Kediri, serta diapit oleh kota Trenggalek di sisi barat dan kota Blitar di sisi timur. Sementara di selatan, langsung menghadap Samudera Hindia. Tulungagung memiliki daya tarik wisata yang tak kalah indahnya dengan kota-kota pariwisata yang ada di Indonesia. Dengan mengusung tema Ingandaya (akronim dari Industri Pangan dan Budaya), beragam industri rumahan tumbuh berkembang dengan baik dari sentra industri konveksi/pakaian, sepatu, hingga aneka kerajinan peralatan rumah tangga, yang mendapat dukungan memadai dari pemerintah daerahnya. Bagi Anda yang hobi berbelanja, kunjungilah sentra kerajinan Batik Barong Gung, batik cantik asli Tulungagung.