Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2012

Jakarta Songkran Festival

Songkran Festival, merupakan sebuah perayaan tahun baru tradisional Thailand yang diperingati setiap tanggal 13-15 April di Negeri gajah Putih tersebut. Yang menarik adalah acara perang air! Baik penduduk lokal maupun turis, membaur menjadi satu turun ke jalanan dan saling menyiramkan air satu sama lain sambil berkejaran juga ditingkahi gelak tawa yang memancarkan keceriaan. Bahkan siapapun yang lewat tak lepas dari serbuan. Basah-basah deh! haha Tapi, biarpun diserang air sampai basah, nggak ada yang boleh marah loh ya... Karena melemparkan air di sini memiliki maksud sebagai bentuk penghormatan kepada sesama, di mana air tersebut sebagai media penyucian diri dalam menyambut tahun yang baru. Let's get wet!
Wah, pemberitaan di media pada tanggal 13 April kemarin mengenai perayaan Songkran di Thailand bikin geregetan gemes sendiri ingin turut serta menikmati kemeriahannya. Tapi ya masa harus pergi ke Thailand? Hm... jawabannya, ENGGAK! Kita bisa seru-seruan perang air tanpa harus …

snapshot!

Setiap perjalanan memiliki jalan cerita tersendiri. Bukan hanya sekadar berjalan-jalan untuk menyegarkan pikiran. Ada banyak peristiwa tak terduga yang akan terjadi. Ada banyak hal-hal baru yang akan ditemui. Senyum terkembang mana kala mencapai tempat tujuan sampai tawa cekikikan karena mengalami hal konyol di jalan, adalah suatu kenikmatan tersendiri.
Berikut beberapa potret diri saya saat 'nggembel' ke Thailand beberapa waktu lalu. Semoga menghibur, terlebih jika bisa menginspirasi... hehe just check it out!

Backpacking Thailand: when culture and modernization coexist in harmony

2 Maret 2012 Part 3:just keep moving on



"Kompleks wat/temple ini mempunyai nama resmi Wat Phra Chettuphon Wimon Mangkhlaram Ratchaworamahawihan (วัดพระเชตุพนวิมลมังคลารามราชวรมหาวิหาร), atau lebih dikenal dengan sebutan Wat Pho (วัดโพธิ์) The Reclining Buddha, adalah Candi BuddhaDistrik Phra Nakhon, Bangkok, Thailand, terletak di distrik Rattanakosin secara langsung berdekatan dengan Grand Palace. Wat Pho juga dikenal sebagai tempat lahirnya Thai traditional massage." - Wikipedia

***

Begitu melewati pintu keluar Grand Palace kami mempercepat langkah menyusuri trotoar sepanjang dinding pagar istana searah dengan jalan yang menuju Wat Pho. Siapa yang tidak ingin melihat The Reclining Buddha? Patung Buddha tidur dalam ukuran raksasa!

Backpacking Thailand: when culture and modernization coexist in harmony

2 Maret 2012 Part 2:...and the show must go on!

Ini adalah salah satu perjalanan impian, janganlah keterbatasan ini menghentikan kaki melangkah. Saya terus mencoba menyemangati diri sendiri. Ah, sudahlah biarkan semua mengalir adanya. Justru inilah seni dan tantangan yang harusnya dinikmati dan akan menjadi cerita nanti.



Sisa bekal perjalanan Phuket-Bangkok menjadi pengganjal perut untuk sarapan kami -hemat, beb! Sepagian kami menghabiskan waktu untuk tiduran mengistirahatkan badan sembari menikmati tayangan televisi. Hari beranjak siang, sementara Indra pergi mandi, saya masih rebahan di kasur sambil terperanjat memandang layar kaca yang memvisualisasikan sosok Raja Bhumibol Adulyadej sebagai figur pemimpin yang mengayomi rakyatnya. Meskipun sang narator membawakannya dalam bahasa Thai, namun dari apa yang saya lihat jelaslah tergambar betapa besar kecintaan masyarakat Thailand terhadap rajanya. Tanpa sadar, saya pun turut melambaikan tangan kepada Sang Raja #awkwardmoment